Demo

News

Ratusan Petani Turun ke Jalan, Tuntut Reforma Agraria Sejati di Hari Tani Nasional

Radio Persatuan – Ratusan petani yang tergabung dalam Serikat Petani Indonesia (SPI) menggelar demonstrasi di sejumlah kota di Indonesia, Rabu (24/9/2025). Aksi ini dilakukan dalam rangka memperingati Hari Tani Nasional ke-65, dengan mengusung tuntutan utama, reforma agraria sejati untuk kedaulatan pangan. Tuntutan tersebut disampaikan melalui orasi dan spanduk yang mereka bawa, merujuk pada Undang-Undang Pokok Agraria (UUPA) Tahun 1960. UUPA yang lahir pada 24 September, dinilai SPI sebagai landasan hukum untuk mewujudkan keadilan agraria yang hingga kini belum sepenuhnya terimplementasi. Aksi ini menjadi cermin keresahan para petani yang merasa hak-haknya atas tanah belum terpenuhi. Di Jakarta, aksi dimulai pukul 09.00 WIB, dengan titik kumpul awal di IRTI Monas. Massa kemudian bergerak menuju Gedung DPR/MPR RI, menyebabkan kepadatan lalu lintas di sejumlah ruas jalan, termasuk di depan TVRI dan Jalan Gatot Subroto. Sekitar pukul 10.39 WIB, massa tiba di depan gerbang utama DPR dan langsung melakukan orasi. Untuk mengantisipasi kemacetan lebih parah, pihak kepolisian melakukan rekayasa lalu lintas dengan menutup akses keluar Tol Dalam Kota Pejompongan dan mengalihkan kendaraan dari arah Slipi. Sementara itu, di Sukabumi, aksi serupa juga digelar. Massa SPI berkumpul di Jalan Letkol Eddie Soekardi sekitar pukul 13.00 WIB, dan bergerak menuju Kantor Kementerian ATR/BPN Kantah. Aksi ini menunjukkan bahwa tuntutan petani tidak hanya terpusat di ibu kota, melainkan juga disuarakan di berbagai daerah.

News

Protes Zero ODOL, Ratusan Truk Picu Kemacetan di Wonosari

Ratusan sopir truk menggelar aksi demonstrasi di Kabupaten Gunungkidul pada Rabu (25/6/2025) pagi. Aksi ini memprotes kebijakan Zero Over Dimension Over Load (ODOL) yang dinilai merugikan para pengemudi. Dampaknya, sejumlah ruas jalan di Kota Wonosari mengalami kemacetan parah dan arus lalu lintas terpaksa dialihkan. Berdasarkan pantauan Hariane.com, massa mulai berkumpul sekitar pukul 08.30 WIB di Bundaran Tugu Tobong Siyono, Playen. Ratusan truk berbagai ukuran dari seluruh Kabupaten Gunungkidul memadati area tersebut, bahkan memenuhi bahu jalan. Kondisi ini membuat arus lalu lintas dari arah Yogyakarta menuju Wonosari dialihkan sementara melalui Playen. Beberapa truk peserta demo dilengkapi dengan sistem suara (sound system) dan spanduk berisi tuntutan para sopir. “Arus lalu lintas menuju Kota Wonosari dialihkan karena adanya penyampaian aspirasi sopir truk,” jelas Kanit Turjawali Satlantas Polres Gunungkidul, Iptu Hery, saat ditemui di Bundaran Siyono. Aksi ini diperkirakan akan berlanjut hingga tuntutan para sopir mendapat perhatian dari pihak berwenang.

Scroll to Top