evakuasi

News

Tim Gegana Evakuasi Mortir Peninggalan Sejarah di Halaman Rumah Warga Sleman

Seorang warga di Kabupaten Sleman, Yogyakarta, menemukan sebuah benda yang diduga mortir saat sedang menggali tanah di halaman rumahnya pada Minggu (10/8/2025) sore. Benda sepanjang satu meter dengan diameter 20 sentimeter itu kini telah dievakuasi dan rencananya akan dimusnahkan. Menurut Kasi Humas Polresta Sleman, AKP Salamun, penemuan ini terjadi di Dusun Tanjung, Umbulmartani, Kapanewon Ngemplak. Pemilik rumah, Muhammad Mahmud Abdul Karim, sedang menggali tanah ketika cangkulnya membentur benda keras. Setelah diperiksa lebih lanjut, benda tersebut diketahui menyerupai peluru mortir peninggalan masa perjuangan kemerdekaan. “Saat menggali tanah, alat cangkul membentur benda keras sehingga menimbulkan suara ‘tang’, kemudian terlihat sebuah benda menyerupai peluru mortir,” ujar Salamun, Senin (11/8/2025). Atas penemuan tersebut, Muhammad segera melapor ke Polsek Ngemplak. Polisi kemudian langsung mendatangi lokasi untuk melakukan pengamanan dan berkoordinasi dengan tim penjinak bom (Jibom) Gegana Polda DIY. Proses evakuasi berlangsung dari Minggu malam pukul 20.00 WIB hingga Senin dini hari pukul 00.00 WIB. Demi keamanan, petugas membawa benda tersebut ke sekitar dam untuk dilakukan pemusnahan. Hingga saat ini, lokasi penemuan masih dijaga ketat oleh personel Jibom Gegana Brimob Polda DIY dan personel Polsek Cangkringan.

News

Ular Kobra Sepanjang 1,2 Meter Dievakuasi dari Dapur Warga Gunungkidul

Petugas Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Kabupaten Gunungkidul berhasil mengevakuasi seekor ular kobra sepanjang 1,2 meter dari dapur rumah warga di Padukuhan Plumbungan, Kalurahan Gedangrejo, Kapanewon Karangmojo, Gunungkidul, pada Rabu (2/7/2025) malam. Menurut Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) Damkarmat Gunungkidul, Handoko, ular jenis kobra Jawa ini pertama kali diketahui oleh pemilik rumah, Tri Winarni (43), saat memasuki dapurnya sekitar pukul 19.15 WIB. “Sekitar pukul 19.15 WIB, saksi melihat ular di dapurnya,” kata Handoko saat dihubungi pada Kamis (3/7/2025). Khawatir akan keberadaan ular berbisa tersebut, Tri segera menghubungi Damkarmat Gunungkidul untuk meminta bantuan evakuasi. Petugas Damkarmat pun langsung menuju lokasi dan berhasil mengamankan ular kobra Jawa tersebut. “Ular segera berhasil dievakuasi. Jenisnya adalah ular kobra Jawa dengan panjang sekitar 1,2 meter,” tambah Handoko. Setelah berhasil dievakuasi, ular tersebut dibawa ke posko Damkarmat. Rencananya, ular kobra ini akan diserahkan kepada komunitas pecinta reptil atau dilepasliarkan di hutan oleh Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA). Handoko mengimbau masyarakat untuk tidak mencoba mengevakuasi ular secara mandiri jika menemukannya, karena tindakan tersebut berisiko membahayakan jika tidak memiliki keahlian khusus. Masyarakat dapat menghubungi Posko Damkarmat Gunungkidul melalui telepon 0274-391113 atau WhatsApp di 0811-2657-113 untuk meminta bantuan penanganan hewan liar.

Scroll to Top