Laka Lantas

News

Jalan Gelap dan Rusak Picu Kecelakaan di Gunung Sindur, Tiga Pengendara Luka-Luka

Radio Persatuan – Tiga pengendara sepeda motor dilaporkan mengalami luka-luka dalam insiden kecelakaan lalu lintas yang terjadi pada Rabu dini hari sekitar pukul 04.00 WIB di Jalan Permata, Curug, Kecamatan Gunung Sindur, Kabupaten Bogor. Kecelakaan tepatnya terjadi di dekat SD Cempaka Curug dan diduga kuat dipicu oleh minimnya penerangan jalan serta kondisi jalan yang rusak. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa “adu banteng” ini. Kecelakaan bermula ketika dua pengendara motor yang melaju dari arah berlawanan bertabrakan di lokasi kejadian. Informasi yang dihimpun dari akun Instagram @infoparung menyebutkan bahwa tabrakan frontal ini disebabkan oleh gelapnya kondisi jalan. “Menurut laporan yang diterima, terjadi adu banteng antar pemotor dengan jumlah korban 3 orang,” demikian keterangan dari akun tersebut. Salah satu korban diketahui merupakan warga Ciamis yang diduga hendak pulang kampung, terlihat dari oleh-oleh makanan yang dibawanya. Sementara dua korban lainnya adalah warga Curug yang dilaporkan dalam perjalanan menuju pasar untuk berdagang. Warga sekitar yang menyaksikan kejadian langsung memberikan pertolongan pertama kepada para korban yang tergeletak di aspal. Kondisi Jalan Rusak dan Minim Penerangan Jadi Pemicu Berulang Insiden ini kembali menyoroti buruknya kondisi infrastruktur jalan di kawasan Gunung Sindur. Sejumlah keluhan netizen di kolom komentar @infoparung menguatkan dugaan bahwa jalan berlubang, gelap, dan berpasir menjadi faktor utama pemicu kecelakaan. “Jalan berlubang, gelap dan berpasir. Yang ke arah Parung pada ambil kanan ngindarin lobang,” tulis akun @yandistira_. Senada, akun @hrdnsr13 menambahkan, “Ini yang tadi pas banget pulang kerja, memang gelap banget jalannya + jalannya rusak banget.” Sumber: hariane.com

News

Kecelakaan di Jalan Baron: Satu Pengendara Kritis, Polres Gunungkidul Imbau Waspada

Radio Persatuan – Sebuah insiden lalu lintas serius terjadi di Jalan Baron, tepatnya di Padukuhan Tegalsari, Kalurahan Siraman, Kapanewon Wonosari, Kabupaten Gunungkidul, Selasa (15/7/2025) sore. Kecelakaan yang melibatkan dua unit sepeda motor ini menyebabkan seorang pengendara mengalami luka berat di kepala dan harus menjalani perawatan intensif. Kepala Unit Penegakan Hukum (Kanit Gakkum) Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Gunungkidul, Ipda Nur Ihwan, membenarkan kejadian tersebut. Ia menjelaskan bahwa kecelakaan melibatkan sepeda motor Yamaha Vega bernomor polisi AB-3036-BW yang dikendarai oleh Budi Utomo (62) dan membonceng Ngatinah (60), keduanya warga Pacarejo, Semanu, Gunungkidul. Kendaraan kedua adalah sepeda motor Yamaha Fiz R bernomor polisi AA-4156-NB yang dikemudikan oleh Davin Satria Pangestu (18), warga Sidoharjo, Tepus, Gunungkidul. Menurut Ihwan, kronologi kejadian bermula sekitar pukul 16.50 WIB, saat sepeda motor Yamaha Fiz R yang dikendarai Davin melaju dari arah selatan (Baron) menuju utara (Wonosari). Sesampainya di lokasi kejadian, sepeda motor Yamaha Vega yang dikendarai Budi Utomo diduga hendak menyeberang dari bahu jalan sebelah barat menuju ke arah selatan (Baron). “Diduga sepeda motor Fiz R melaju dengan kecepatan cukup tinggi. Karena jarak yang terlalu dekat dan kedua pengendara tidak mampu mengendalikan laju kendaraan, akhirnya terjadi tabrakan,” jelas Ipda Ihwan. Dampak Kecelakaan dan Kondisi Korban Akibat benturan keras tersebut, Budi Utomo, pengendara Yamaha Vega, mengalami cedera serius pada bagian kepala dan langsung tidak sadarkan diri. Ia segera dilarikan ke RSUD Wonosari untuk mendapatkan penanganan medis secara intensif. Sementara itu, Ngatinah yang dibonceng mengalami cedera kepala ringan namun dalam kondisi sadar. Pengendara Yamaha Fiz R, Davin Satria Pangestu, dilaporkan hanya mengalami luka lecet pada tangan dan kaki, serta juga dalam kondisi sadar. Kedua unit kendaraan yang terlibat kecelakaan mengalami kerusakan parah, terutama pada bagian depan. Seluruh barang bukti telah diamankan di Mapolres Gunungkidul untuk proses pemeriksaan lebih lanjut. Imbauan Keselamatan dari Kepolisian Menyikapi insiden ini, Ipda Nur Ihwan kembali menekankan pentingnya kehati-hatian dalam berkendara. “Kami mengimbau kepada para pengendara agar selalu berhati-hati dan waspada. Kendalikan kecepatan kendaraan, terutama di jalur-jalur ramai seperti di wilayah Gunungkidul,” pungkasnya. Pihak kepolisian berharap kejadian serupa tidak terulang, mengingat kepadatan lalu lintas di beberapa ruas jalan di Gunungkidul, terutama pada jam-jam sibuk. Masyarakat diimbau untuk selalu mematuhi rambu lalu lintas dan menjaga jarak aman saat berkendara demi keselamatan bersama.

Scroll to Top