Kecelakaan Lalu Lintas

News

Truk vs Motor di Gunungkidul, Pengendara Tewas di Tempat Akibat Luka Kepala Berat

Radio Persatuan – Kecelakaan lalu lintas yang merenggut nyawa terjadi di Jalan Karangmojo–Ngawen, Padukuhan Tempuran, Kalurahan Kampung, Kapanewon Ngawen, Gunungkidul, pada Senin, 15 September 2025. Seorang pengendara motor tewas di lokasi kejadian setelah sepeda motornya bertabrakan dengan sebuah truk. Korban diidentifikasi sebagai Giyarna (30), warga Pilangrejo, Nglipar, Gunungkidul. Ia mengendarai sepeda motor Yamaha Vega bernomor polisi AB 6302 DI. Menurut Kanit Gakkum Satlantas Polres Gunungkidul, Ipda Nur Ihwan, korban meninggal karena mengalami luka parah di bagian kepala, yang didiagnosis sebagai cedera kepala berat. Kecelakaan bermula saat truk bernomor polisi AD 8580 CB yang dikemudikan Dwi Ari Wicaksono (31) melaju dari arah Ngawen menuju Karangmojo. Pada saat yang sama, Giyarna datang dari arah berlawanan dan mencoba mendahului mobil lain di depannya. Saat manuver mendahului, Giyarna kehilangan kendali atas motornya. Kendaraan oleng dan terjatuh ke kanan, masuk ke jalur berlawanan. Karena jarak yang sudah terlalu dekat, truk tidak dapat menghindar, sehingga tabrakan pun tak terelakkan. Tubuh Giyarna terpental dan terlindas ban kanan truk. Tim medis yang tiba di lokasi kejadian memastikan korban telah meninggal dunia. Jenazah Giyarna kemudian dievakuasi ke RSUD Wonosari untuk pemeriksaan lebih lanjut. Ipda Nur Ihwan menekankan pentingnya kewaspadaan bagi para pengendara, terutama di wilayah Gunungkidul yang memiliki kontur jalan berkelok dan bergelombang. Ia mengimbau agar pengendara tidak memaksakan diri untuk mendahului kendaraan lain demi keselamatan bersama.

News

Kecelakaan di Jalan Baron: Satu Pengendara Kritis, Polres Gunungkidul Imbau Waspada

Radio Persatuan – Sebuah insiden lalu lintas serius terjadi di Jalan Baron, tepatnya di Padukuhan Tegalsari, Kalurahan Siraman, Kapanewon Wonosari, Kabupaten Gunungkidul, Selasa (15/7/2025) sore. Kecelakaan yang melibatkan dua unit sepeda motor ini menyebabkan seorang pengendara mengalami luka berat di kepala dan harus menjalani perawatan intensif. Kepala Unit Penegakan Hukum (Kanit Gakkum) Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Gunungkidul, Ipda Nur Ihwan, membenarkan kejadian tersebut. Ia menjelaskan bahwa kecelakaan melibatkan sepeda motor Yamaha Vega bernomor polisi AB-3036-BW yang dikendarai oleh Budi Utomo (62) dan membonceng Ngatinah (60), keduanya warga Pacarejo, Semanu, Gunungkidul. Kendaraan kedua adalah sepeda motor Yamaha Fiz R bernomor polisi AA-4156-NB yang dikemudikan oleh Davin Satria Pangestu (18), warga Sidoharjo, Tepus, Gunungkidul. Menurut Ihwan, kronologi kejadian bermula sekitar pukul 16.50 WIB, saat sepeda motor Yamaha Fiz R yang dikendarai Davin melaju dari arah selatan (Baron) menuju utara (Wonosari). Sesampainya di lokasi kejadian, sepeda motor Yamaha Vega yang dikendarai Budi Utomo diduga hendak menyeberang dari bahu jalan sebelah barat menuju ke arah selatan (Baron). “Diduga sepeda motor Fiz R melaju dengan kecepatan cukup tinggi. Karena jarak yang terlalu dekat dan kedua pengendara tidak mampu mengendalikan laju kendaraan, akhirnya terjadi tabrakan,” jelas Ipda Ihwan. Dampak Kecelakaan dan Kondisi Korban Akibat benturan keras tersebut, Budi Utomo, pengendara Yamaha Vega, mengalami cedera serius pada bagian kepala dan langsung tidak sadarkan diri. Ia segera dilarikan ke RSUD Wonosari untuk mendapatkan penanganan medis secara intensif. Sementara itu, Ngatinah yang dibonceng mengalami cedera kepala ringan namun dalam kondisi sadar. Pengendara Yamaha Fiz R, Davin Satria Pangestu, dilaporkan hanya mengalami luka lecet pada tangan dan kaki, serta juga dalam kondisi sadar. Kedua unit kendaraan yang terlibat kecelakaan mengalami kerusakan parah, terutama pada bagian depan. Seluruh barang bukti telah diamankan di Mapolres Gunungkidul untuk proses pemeriksaan lebih lanjut. Imbauan Keselamatan dari Kepolisian Menyikapi insiden ini, Ipda Nur Ihwan kembali menekankan pentingnya kehati-hatian dalam berkendara. “Kami mengimbau kepada para pengendara agar selalu berhati-hati dan waspada. Kendalikan kecepatan kendaraan, terutama di jalur-jalur ramai seperti di wilayah Gunungkidul,” pungkasnya. Pihak kepolisian berharap kejadian serupa tidak terulang, mengingat kepadatan lalu lintas di beberapa ruas jalan di Gunungkidul, terutama pada jam-jam sibuk. Masyarakat diimbau untuk selalu mematuhi rambu lalu lintas dan menjaga jarak aman saat berkendara demi keselamatan bersama.

Scroll to Top