ular

News

Warga Triharjo Kembali Beraktivitas Normal Pascapenangkapan Buaya di Sungai Progo

Warga Kalurahan Triharjo, Kapanewon Pandak, Bantul kini dapat kembali beraktivitas normal di sekitar Sungai Progo. Hal ini menyusul penangkapan seekor buaya yang sempat meresahkan warga beberapa waktu lalu. Lurah Triharjo, Suwardi, menyatakan bahwa imbauan untuk tidak beraktivitas sendirian di sekitar sungai kini telah dicabut. “Sejak penangkapan buaya, aktivitas warga yang biasa menanam rumput dan mengolah lahan di tanah Progo kembali normal,” ujar Suwardi pada Senin (7/7/2025). Ia menambahkan bahwa tidak ada kekhawatiran lagi bagi warga yang ingin beraktivitas di sekitar sungai, bahkan jika harus sendirian. “Sekarang sudah aman, terkendali, warga nyaman, dan aktivitas lancar,” tegasnya. Sebelumnya, kemunculan buaya di Sungai Progo, tepatnya di wilayah Juwono, Triharjo, sempat membuat warga khawatir. Buaya berukuran 80 sentimeter tersebut berhasil ditangkap tim gabungan pada Kamis (3/7/2025). Proses penangkapan memakan waktu lantaran tim harus menyedot air di kubangan pinggir sungai. Suwardi menjelaskan bahwa buaya tersebut muncul ke pinggir sungai sekitar pukul 09.00 WIB. Diduga, buaya jenis buaya muara itu keluar untuk mencari makan. Tim gabungan yang terdiri dari Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Kabupaten Bantul, pecinta satwa, Babinsa, Bhabinkamtibmas, serta warga sekitar kemudian mendatangi lokasi dan memancing buaya dengan umpan ayam. Buaya tersebut selanjutnya telah diserahkan kepada tim Biologi UGM untuk menjalani proses karantina.

News

Ular Kobra Sepanjang 1,2 Meter Dievakuasi dari Dapur Warga Gunungkidul

Petugas Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Kabupaten Gunungkidul berhasil mengevakuasi seekor ular kobra sepanjang 1,2 meter dari dapur rumah warga di Padukuhan Plumbungan, Kalurahan Gedangrejo, Kapanewon Karangmojo, Gunungkidul, pada Rabu (2/7/2025) malam. Menurut Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) Damkarmat Gunungkidul, Handoko, ular jenis kobra Jawa ini pertama kali diketahui oleh pemilik rumah, Tri Winarni (43), saat memasuki dapurnya sekitar pukul 19.15 WIB. “Sekitar pukul 19.15 WIB, saksi melihat ular di dapurnya,” kata Handoko saat dihubungi pada Kamis (3/7/2025). Khawatir akan keberadaan ular berbisa tersebut, Tri segera menghubungi Damkarmat Gunungkidul untuk meminta bantuan evakuasi. Petugas Damkarmat pun langsung menuju lokasi dan berhasil mengamankan ular kobra Jawa tersebut. “Ular segera berhasil dievakuasi. Jenisnya adalah ular kobra Jawa dengan panjang sekitar 1,2 meter,” tambah Handoko. Setelah berhasil dievakuasi, ular tersebut dibawa ke posko Damkarmat. Rencananya, ular kobra ini akan diserahkan kepada komunitas pecinta reptil atau dilepasliarkan di hutan oleh Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA). Handoko mengimbau masyarakat untuk tidak mencoba mengevakuasi ular secara mandiri jika menemukannya, karena tindakan tersebut berisiko membahayakan jika tidak memiliki keahlian khusus. Masyarakat dapat menghubungi Posko Damkarmat Gunungkidul melalui telepon 0274-391113 atau WhatsApp di 0811-2657-113 untuk meminta bantuan penanganan hewan liar.

Scroll to Top